Penulis : Marwah Habibah (AM 26028), Editor: Safira Firdaus Nurul Hadian (AMP 2520041 AC)

Pada Minggu, 1 Oktober 2023 telah dilaksanakan kegiatan Balai Pengobatan dan Khitan AMP 2023 di Desa Cinangsi, Sumedang, Jawa Barat. Balai Pengobatan dan Khitan ini merupakan wujud pengabdian Atlas Medical Pioneer kepada masyarakat karena kesehatan adalah hak bagi semua orang, tanpa memandang latar belakang, status, atau keadaan finansial. Kegiatan yang dilakukan 2 tahun sekali ini melibatkan anggota AMP, anggota muda 26, dan 33 orang volunteer dari Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran angkatan 2021-2023 yang turut serta untuk memberikan kesempatan mahasiswa tersebut untuk mengaplikasikan materi kedokteran di lapangan. Balai Pengobatan dan Khitan dimulai dari persiapan pada Agustus 2023 dengan merangkai mekanisme kegiatan, membuka pendaftaran khitan, juga membuka rekrutmen untuk volunteer untuk diseleksi dan diberikan pengajaran. Kegiatan ini menargetkan peserta 35 anak khitan dan 300 orang pasien dengan 5 sesi waktu pelaksanaan.
Balai Pengobatan dan Khitan merupakan salah satu bagian dari capaian pendidikan lanjutan anggota muda sebagai syarat menjadi seorang AMP. Kegiatan ini dilaksanakan pada Minggu, 1 Oktober 2023 di SDN Nanggerang, Desa Cinangsi, Sumedang dan diikuti oleh 49 orang anggota muda XXVI AMP, senior yang menjadi supervisor kegiatan, dokter yang berpraktek, juga operator khitan, dan 33 volunteer yang telah melalui seleksi dan pengajaran untuk dipersiapkan di kegiatan ini. Persiapan acara ini dilakukan secara simultan mencakup survey, perekrutan pasien khitan dan volunteer, dan rapat perencanaan oleh setiap bidang untuk mematangkan mekanisme pada hari H.

Satu persatu pasien balai pengobatan mulai datang dan mendaftar di meja pendaftaran dengan menyerahkan kupon.
Pasien datang dari berbagai dusun di Kecamatan Cisitu. Namun banyak dari mereka merupakan orang asli dari 3 dusun Desa Cinangsi yang sebelumnya telah dibagikan kupon. Pada meja pendaftaran khitan pun, para pasien yang lolos screening seminggu sebelumnya pun telah datang sesuai sesinya.
Situasi lapangan kemudian menjadi ramai karena orang yang berbondong-bondong datang untuk mendapatkan pelayanan kesehatan berupa anamnesis dan pemeriksaan fisik juga konsultasi oleh dokter yang ada. Pada saat yang sama, ruang apotek mulai sibuk menyiapkan obat sesuai resep pasien yang telah selesai mendapatkan pelayanan tersebut. Di sisi lain, ruang tunggu khitan telah dipenuhi oleh keluarga yang menunggu anaknya dikhitan pada ruang operasi.

Acara berakhir di sesi ke-5 pada pukul 14.30 sementara kami mulai merapikan tempat seperti semula dan memulai foto bersama. Upacara penutupan kemudian dilakukan di lapangan atas SDN Nanggerang yang diikuti dengan menyerahkan plakat simbolis kepada Kepala Desa dan Penanggung Jawab SDN Nanggerang. Setelah pemberesan tempat dan logistik yang dikemas kembali, panitia bersama volunteer melakukan evaluasi untuk meninjau kembali kegiatan telah dilakukan, dan kemudian pada pukul 16.00, volunteer mulai dan dipulangkan bersama para panitia. Pada hari itu, 231 pasien balai pengobatan dan 34 pasien khitan telah mendapatkan pelayanan medis yang memadai. Panitia, supervisor, dan operator bersangkutan pada pasien khitan pun senantiasa selalu memfollow-up pasien khitan untuk memantau perkembangan operasi yang dilakukan hingga pasien tersebut kembali sehat.
Terima kasih, AMP!
OUR BLOG
-

Lapangan Gunung Hutan Pendidikan Lanjutan XXV AMP
Penulis : Safira Firdaus Nurul Hadian (AM 25057)Editor : Astri Shafirah (AM 25009) Pandemi tak menurunkan semangat AMP untuk melaksanakan pendidikan lanjutan XXV. Pada hari Sabtu-Minggu, 13-14 Maret 2021, tepatnya di Kebun Teh Rancawalini, Anggota Muda XXV AMP melaksanakan lapangan pertama kepecintaalaman pada pendidikan lanjutan. Lapangan tersebut merupakan Lapangan Lanjutan Gunung Hutan yang merupakan rangkaian…
-

Upgrading & Observasi Khitan AM XXV Jabodetabek
Atlas Medical Pioneer bukan hanya wadah untuk anggotanya untuk mengasah kemampuan alam, tetapi kemampuan medis juga. AMP sering kali mendapat tawaran berupa medis, salah satunya untuk melaksanakan khitan. Oleh karena itu, untuk mempersiapkan Anggota Muda yang nantinya akan menjadi AMP, upgrading dan observasi khitan dilaksanakan. Sebelum mengikuti upgrading dan observasi, para Anggota Muda XXV sudah…
-

Suhu Dingin Dapat Merusak Jaringan Tubuh, Kenapa?
Penulis: Muh.Ishlahuddin D (AM 25040), Editor: Astri Shafirah (AM 25009) Apa itu frostbite? Seperti yang kita ketahui, ketika bagian tubuh kita terkena suhu yang panas, bagian tubuh tersebut akan rusak.1 Begitu pula jika terkena suhu yang dingin. Kerusakan jaringan akibat suhu dingin ini akrab dengan sebutan “Frostbite”. Apabila tubuh terkena suhu yang dingin terus-menerus, daerah…






Leave a Reply