Pernahkah Anda mendengar bahwa mengoleskan pasta gigi, kentang basah, atau kompreses pada luka bakar dapat mempercepat penyembuhan dan mengurangi rasa sakitnya? Tahukahanda, ternyata tidak satu pun dari metode ini yang disarankan untuk mengobati luka bakar.Faktanya, perawatan tersebut tidak hanya kurang efektif, tetapi juga dapat menyebabkankerusakan lebih parah pada kulit yang terbakar.Kalau begitu bagaimana cara yang tepat untuk mengobati luka bakar? Untuk menanganiluka bakar kita harus mempertimbangkan mengenai seberapa parah luka bakar yang kita alami.Luka bakar umumnya diklasifikasikan berdasarkan kedalaman kerusakan pada kulitpenderitanya.

Luka bakar tingkat satu

Luka bakar ini hanya mengenai permukaan kulit atau yang disebut denganepidermis, dan biasanya menyebabkan beberapa tanda seperti kemerahan, kulit terasa kering, serta rasa sakit ringan. Luka bakar tingkat 1 dapat disebabkan oleh paparan sinar matahari. Luka bakar ini tidak terlalu mengkhawatirkan dan bisa sembuh dengan sendirinya. Kebanyakan luka bakar tingkat satu tidak memerlukan perhatian medis. National Health Service (NHS) UK merekomendasikan untuk membilas area luka bakar dengan air dingin selama lima hingga 10 menit atau sampai rasa sakitnya mereda. Selanjutnya, oleskan lotion pelembab dan jika perlu, minum obat pereda nyeri yang dijual bebasselama beberapa hari. Jika rasa sakitnya tidak mereda, temui dokter.

Luka bakar tingkat dua

Luka bakar ini menembus ke lapisan kulit kedua, yatu dermis. Luka bakar tingkatdua biasanya ditandai dengan kulit tampak merah, dapat menimbulkan lecet, melepuh, dan bengkak, serta menimbulkan nyeri hebat. Luka bakar jenis ini dapat disebabkan oleh air mendidih yang sangat panas ataucairan korosif lainnya. Beberapa luka bakar tingkat dua mungkin memerlukan cangkokkulit atau pengganti kulit untuk menyembuhkannya. Kulit melepuh dan mengelupassering terjadi pada luka bakar tingkat dua dan dapat menyebabkan infeksi, itulah sebabnya lebih baik untuk dikonsultasikan ke dokter.

Luka bakar tingkat tiga

Luka bakar tingkat tiga merupakan luka bakar yang mengenai seluruh lapisan kulit dan biasanya kering atau kasar jika disentuh. Beberapa ciri luka bakar tingkat tiga seperti. Luka bakar tingkat tiga mungkin tampak pucat dan hangus, hitam atau coklat. Jika luka bakar telah merusak ujung saraf, pasien mungkin tidak akan merasakan nyeri.Penyebab paling sering dari luka bakar tingkat tiga dapat berupa terkena olipanas, gesekan, menyentuh permukaan panas seperti kompor, alat pengeriting rambutatau knalpot sepeda motor, atau bahkan luka bakar kimia. Luka bakar yang lebih seriusini dapat menyebabkan cedera parah, termasuk hilangnya fungsi atau anggota tubuh,cacat tubuh, dan infeksi berulang. Luka bakar yang parah dapat merusak otot danjaringan lain yang mempengaruhi setiap sistem tubuh, dan dapat mengakibatkankematian. Luka bakar tingkat tiga memerlukan perhatian medis segera dan seringkalimemerlukan cangkok kulit atau pengganti kulit untuk menyembuhkannya.

Mengobati luka bakar di rumah

Banyak luka bakar ringan yang bisa diobati di rumah. Terdapat beberapa hal-hal yangboleh dan tidak boleh dilakukan:What can we do:

● Alirkan air dingin (tidak sedingin es) selama 5 hingga 10 menit pada luka bakaryang lebih kecil dari tangan Anda.

● Cari pertolongan medis untuk luka bakar yang lebih besar dari tangan Anda – jarihingga pergelangan tangan – atau jika luka bakar mengenai kaki, wajah, mata,atau alat kelamin.

● Temui dokter jika Anda menderita diabetes dan kaki Anda terbakar.

● Segera dapatkan perawatan jika ponsel atau rokok elektrik Anda meledak di saku Anda, jika Anda terjatuh ke dalam api, atau kapanpun pakaian Anda terbakar. Lepaskan pakaian dan perhiasan di dekat luka bakar, namun jangan mencobamelepaskan pakaian yang menempel pada luka bakar.

Pengobatan luka bakar ringan

Untuk luka bakar tingkat satu atau dua yang diameternya kurang dari dua inci, lakukan langkah perawatan di rumah berikut ini:

● Cuci area tersebut setiap hari dengan sabun lembut.

● Oleskan salep atau balutan antibiotik untuk menjaga kelembaban luka.

● Tutupi dengan kain kasa atau plester agar area tersebut tetap tertutup.

● Oleskan salep antibiotik sesering mungkin pada luka bakar di area yang tidak bisadijaga kelembabannya.

Don’ts:

● Sentuh atau rendam luka bakar serius. Tutupi dengan sesuatu yang kering dansegera bawa ke rumah sakit atau klinik luka bakar.

● Pecahkan lepuhan. Apabila anda memecahkan lepuhan akibat luka bakar,dikhawatirkan dapat terjadinya infeksi. Namun jika kuman tersebut pecah, kupaskulit matinya secara perlahan agar kuman tidak mempunyai tempat tinggal.

Referensi:

1. Warby, R. & Maani, C.V. NCBI Bookshelf (2021). Burn Classification.

2. Lang, et al. (2019). A Critical Update of the Assessment and Acute Management of Patients with Severe Burns. Advances in Wound Care, 8(12), pp. 607–633.

3. National Health Service UK (2021). Health A to Z. Burns and Scalds.

4. Mayo Clinic (2018). Diseases & Conditions. Burns: First Aid.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *