Mentoring PPGD-KAT Lanjutan Diklanjut XXV AMP

Penulis:
Hanif Jundana (25028), Roma Natasha Situmorang (AM 25056), Muhamad Bagja Ramadhan (AM 25041), Yulian Trisna (AM 25068), Achmad Rozan R (AM 25001), Farah Afifah (AM 25025)

Editor:
Astri Shafirah (AM 25009)

Anggota Muda Regu 4 sedang melakukan evakuasi 3 orang.

Sebagai organisasi pecinta alam berbasis medis, pengetahuan dan keterampilan mengenai PPGD-KAT sangat diperlukan untuk menunjang kegiatan di alam yang aman dan untuk memberikan pertolongan segera kepada korban yang membutuhkan penanganan medis dasar ketika terjadi kecelakaan. Mentoring Medis PPGD-KAT yang dilaksanakan sebagai salah satu rangkaian Pendidikan Lanjutan Atlas Medical Pioneer ini bertujuan untuk memperkuat pengetahuan dan keterampilan anggota muda mengenai cara melakukan pertolongan pertama dari berbagai kasus alam terbuka dan sebagai praktik dari materi yang sudah diajarkan saat pendidikan dasar.

Anggota Muda XXV Regu 2 Bandung sedang mempraktikkan penanganan trauma muskuloskeletal.

Mentoring kali ini dilakukan dengan dibagi per regu berdasarkan domisili masing-masing. Mentoring untuk wilayah Jabodetabek dilaksanakan di Klinik Kang Fachri (AMP 2214032 RH), yaitu Pratama Amelia Medika, sedangkan pada wilayah Bandung dilaksanakan di Rumah Nanda (AM 25047) dan Rumah Teh Azka (AMP 24018004). Kegiatan mentoring ini dilaksanakan dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

Anggota Muda XXV Regu 3 Bandung sedang mempraktikkan BHD.

Materi yang diajarkan dan dipraktikkan pada mentoring ini meliputi tata cara evakuasi, penanganan trauma muskuloskeletal, dan bantuan hidup dasar. Metode yang digunakan dengan dibaginya pos pengajaran. Setiap regu secara bergantian mempraktikkan materi dari tiap pos tersebut yang terdiri dari pos trauma muskuloskeletal, pos bantuan hidup dasar (BHD), dan pos evakuasi. Pada pos trauma muskuloskeletal, materi yang dibahas seputar penanganan pada terkilir, fraktur, dislokasi, dan trauma lain. Pada pos ini, anggota muda juga diajarkan mengenai cara melakukan pembidaian dan splinting.

Anggota Muda XXV Regu Jabodetabek mempraktikkan teknik evakuasi menggunakan ponco.

Pada pos evakuasi, anggota muda mempraktikkan berbagai teknik evakuasi dengan berbagai simulasi kasus yang mungkin terjadi di alam terbuka. Pos bantuan hidup dasar berisi mengenai praktik melakukan bantuan hidup dasar saat menemui pasien henti nafas dan/atau henti jantung yang dipraktikkan dengan menggunakan manekin. Pada setiap pos, setelah mempelajari dan mempraktikkan teknik dasarnya, anggota muda melakukan simulasi kasus kecelakaan yang berhubungan dengan materi yang telah dipelajari sebelumnya. Selain belajar dan mempraktikkan materi, anggota muda juga melakukan simulasi pengajaran sebagai pemateri dan mencoba mengajarkan kembali materi tersebut.

Terima kasih AMP!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *